Aceh Tengah

Pada semester VII, aku mengikuti seleksi perekrutan mahasiswa untuk Program DIKTI Jakarta di seluru Indonesia dalam rangkan pengembangan SMK, juga di samping pemberdayaan mahasiswa Unimed dalam bidang keguruan

Saya lulus seleksi itu dan ditempatkan di Kabupaten Bener Meriah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sekitar 65okm dari kota medan. Saat itu aku bingung, duh…gimana ya nanti kesitu?. Biasanya kalau dengar yang namanya Aceh seram sekali rasanya karena peristiwa GAM yang pernah terjadi. Yah…mau tidak mau harus dijalani.

Saya berangkat dari medan ke Bener Meriah sore hari sekitar tanggal 20 Juli 2008 naik bus dan samapi ke bener meriah paginya tanggal 21 Juli 2008. Sesampainya di Bener Meriah rasanya berada di dalam kulkas, daerah itu dindin sekali sekitar 10’c airnya pun seperti es sampai-sampai gak berani cuci muka. Pagi itu saya tinggal di rumah orang gayo, kebetulan anaknya kuliah di Unimed juga, lalu dia mengantar saya ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah untuk menyampaikan surat pengantar dari DIKTI Jakarta dan dari Rektor Unimed Prof. Syawal Gultom, M.Pd. Kemudian saya ditempatkan di SMK Negeri 1 Bener Meriah Kec. Bukit. Beberapa minggu kemudian, ada pergantian penempatan dari Unimed dan saya ditempatkan kembali di SMK N 2 Bener Meriah Kec. Lampahan.

Ternyata benar pepatah Nias yang mengatakan “moro khoda zumangeda”. Masyarakatnya ramah-ramah, tidak seperti yang ada di benak kita selama ini. Aku justru senang ditempatkan di SMK N 2 Bener Meriah, karena guru-gurunya kebanyakan dari Medan, malah ada alumni dari Unimed juga, kepala sekolahnyapun baik sekali. Hanya beberapa hari saja saya sudah akrab dengan guru-guru yang ada di SMK itu.

Tapi sayang sekali siswanya sangat sedikit dibandingkan dengan siswa SMK N 1 Bener Meriah, ntah kenapa? atau mungkin karena baru dibuka?yah…mungkin saja.

Saya menjalani KKN itu selama 6 bulan dan rasanya seperti 6 tahun. Saya pulang dari Bener Meriah Bulan Januari 2009. Saya sedih banget hari itu, karena pisah dengan guru-guru di sana apa lagi sama Ibu-ibu gurunya yang cantik, mereka lugu sekali rasanya dan mengasikkan untuk di ajak bercanda.

Yah…gimalah saya gak mungkin di sana trus, gak tahan dindingnya tapi saya selalu berkomunikasi dengan mereka kok dan juga dengan kepala sekolahnya Drs. Khairussalim, mereka selalu memberikan informasi keadaan SMK itu setiap saat kepada saya.ir1z.

Posted 31st October 2009 by IRWAN ZALUKHU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: